Rasa yang tak tuntas
Dear mr. D, ku tak ingin menanyakan kabar karena jelas dirimu baik baik saja. Ku hanya ingin menuliskan rasa yang sedari dulu mengganjal dihati, rasa yang semua orang mengetahuinya tapi tak pernah terucap oleh diriku sendiri padamu. Hati dan logikaku sering bertengkar karenamu, hatiku selalu berkata ingin tapi pikiranku berkata jangan. Ku selalu melawan perasaan ini, melawan hatiku, melawan, pikiranku dan melawan perasaanku. Meski kau tlah bersama orang lain, meski kau sering memainkan hati banyak wanita, meski ku tau semua burukmu, dan meski ku tau aku bukan yg kau ingin, dan takan menjadi pilihanmu namun hatiku tetap saja berputar disini yaitu dirimu. Meskipun kini ku tlah bersama kekasihku, meskipun akupun menyayangi orang yang kini bersamaku. Namun rasaku padamu tetap ada dan tak pudar, seburuk apapun ku tau dirimu. Namun hatiku tak pernah goyah dan selalu menerima bagaimanapun kamu. Tapi ku hanya bisa bungkam, tak berani mengatakan apa yang ku rasakan dan rasaku belum usai dan nta...