Luka, cinta dan insecurity : alasan kamu bertahan


Apa sih alasan yang membuatmu masih bertahan dalam hubungan yang sebenernya sudah tak lagi kamu inginkan?

Dapatkah kamu membayangkan seperti apa hidupmu jika menjalani hidup bersama dengan dia yang kamu pilih untuk menemani kamu???

Jangan hanya bayangkan yang indahnya saja, yang senangnya saja.
Memang sih tujuan menikah itu untuk bahagia. Tapi apakah kamu pernah berpikir, menikah bukan hanya sekedar hidup berdua, makan berdua, tidur berdua, kemana-mana berdua, melakukan apapun berdua, apapun ada yang menemani, kemanapun ada yang menemani. Tapi menikah untuk lebih dari sekedar itu.

Tapi bayangkan, jika ada masalah seperti apa cara dia menyelesaikannya, apa yang dia lakukan, maukah di membantumu mengurus rumah? Mengurus anak?, bisakah kamu hidup bersama keluarganya juga? Bukankah nanti kamu akan menjadi bagian dari keluarganya juga? Seperti apa sih keluarganya? Sudahkah kamu mengenal keluarganya? Dan mampukah menerimamu sebaik keluargamu yang memaklumi sifat malasmu, yang apapun masih di sediakan dan di siapkan orang tua?.

Dan kita lihat dari hal kecil yang akan kita lakukan setiap harinya, di pagi hari kamu harus bangun lebih awal masak untuk sarapan dan bekal keluargamu, membersihkah rumah, mencuci baju, menyetrika dan banyak lagi kegiatan yang sudah harus kamu jalani setelah menikah dan itu harus kamu lakukan tiap harinya, belum lagi ketika kalian mempunyai anak nanti?

Dari sinipun harus menjadi pertimbanganmu dalam memilih pasangan, seperti apa dia, bagaimana dia memperlakukanmu, bagaimana dia membantumu, bagaimana dia mengambil keputusan untuk keluarga yang akan kalian jalani nanti?

Jika hal spelepun yang membuat kalian bertengkar hebat dan memiliki cara penyelesaian yang buruk, bagaimana kalian menghadapi masalah besar nanti?

Setiap orang punya kekurangan dan kelebihan, jika kalian tidak mampu untuk saling memperbaiki dan melengkapi maka bertahan akan menjadi hal yang sia sia.

Jika pasanganmu terus melakukan hal yang sama dan tidak ada niat untuk berubah, maka pilihan terbaik adala berpisah.

Jangan bertahan dengan orang yang salah, beri kesempatan untuk orang lain yang tepat dan lebih baik untuk dijadikan pasangan.

Cari apa yang kamu butuhkan bukan inginkan.
Karena yang kamu butuhkan akan melengkapi kurangmu, dan yang kamu inginkan hanya akan memuaskanmu sesaat.
Jangan biarkan kamu memiki pasangan yang tidak dapat membuat hubungan saling mengisi dan melengkapi  dan memperbaiki.

-Qoms

Komentar