Sebuah rasa dan luka
Aku hanya ingin mengungkapkan, membuat diriku dan hatiku menjadi tenang.
Tanpa ada lagi sesuatu yang mengganjal tentangmu, dan ku harap ini bisa mengurangi beban sesak di hati dan pikiranku.
Ku hanya ingin mengungkapkan tanpa maksud mengajakmu bersama.
Karena ku tau ku bukan yang kau ingin, dan akupun sedang merasakan hancur sehancur hancurnya. Lukaku masih sakit, basah dan membekas karena masa laluku dan ini membuatku takut untuk menjalin hubungan lagi dengan siapapun itu.
Memendam rasa ini sedari dulu, ku kira aku akan baik baik saja, tapi nyatanya ini semakin menyesakkan.
Ku tak bisa berhenti perduli, khawatir dan rindu.
Sedari dulu, ku sangat ingin membiarkan bayangmu dan perasaanku pergi.
Tapi sialnya, hatiku selalu mengkhianati dan tak sejalan dengan pikiranku. Walaupun semakin banyak ku tau banyak hal buruk tentangmu tapi ntah mengapa itu tak merubah apapun.
Sebenarnya ku tau, tanpa ku berkatapun kau sudah tau tentang ini.
Tapi rasanya selalu mengganjal jika tidak ku ucapkan secara langsung.
Ku tak pernah berhasil melawan rasa takutku untuk mengatakan ini, bukan ditolak yg ku takuti tapi ku takut kau akan menjauh.
Dan ku harap ini adalah momen terbaik untuk mengatakan ini.
Ku harap kita masih bisa menjadi teman :)
Karena yang kulakukan hanya mrngungkapkan bukan mengajakmu berkencan.
Komentar
Posting Komentar